"Saat ini kami belum bisa mengurangi lumpur yang ada di pemukiman. Karena kami tidak mempunyai instalasi penyedot lumpur di Desa Besuki," kata Humas BPLS Zulkarnain saat ditemui detiksurabaya.com di Desa Besuki, Jabon, Sidoarjo, Senin (11/2/2008).
Banyak kendala yang dihadapi oleh BPLS untuk membangun instalasi, diantaranya warga masih melakukan evakuasi barang milik mereka. Dan saat ini kata Zulkarnain di bekas jalan tol Porong- Gempol ada tenda pengungsi. Jumlahnya mencapai 1.000 orang.
"Anda lihat sendiri, bagaimana pekerja bisa melakukan pekerjaannya. Mobil pengangkut pipa pasti tidak bisa membawa pipa ke sini (Desa Besuki, red). Ini tidak mudah untuk melakukan pemasangan," ujarnya.
Yang menjadi fokus utama mereka saat ini kata pria asal Jawa Barat ini adalah melakukan perbaikan tanggul yang jebol tadi malam. "Pekerjaan kita masih menfokuskan pada perbaikan tanggul," pungkasnya.
Sementara itu, pantauan detiksurabaya.com dilapangan, warga masih hilir mudik masuk ke dalam rumah mereka yang terendam lumpur. Mereka sibuk mengangkuti barang berharga mereka. Barang-barang seperti lemari,kasur, ranjang dan barang elektronik lainnya itu diletakkan dipinggir bekas jalan tol. (wln/bdh)










































