Desa Besuki Diusulkan Masuk Peta Terdampak Lumpur

Pasca Tanggul Jebol

Desa Besuki Diusulkan Masuk Peta Terdampak Lumpur

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 06:40 WIB
Sidoarjo - Pasca jebolnya tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 40 Desa Besuki, Jabon, Minggu malam, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana mengusulkan pada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) agar desa tersebut dimasukkan dalam peta terdampak luapan lumpur.

Usulan ini dilakukan setelah air lumpur menenggelamkan Desa Besuki dan mengakibatkan ribuan warga desa harus mengungsi.

"Setelah peristiwa ini kami akan mengusulkan agar Desa Besuki dimasukkan dalam peta terdampak," kata Wakil Bupati Sidoarjo Saiful Illah saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (11/2/2008) dini hari.

Menurut Saiful, usulan memasukkan Desa Besuki dalam peta terdampak sebenarya sudah direncanakan sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja usulan yang dilontarkan tidak mendapatkan tanggapan dari pemerintah pusat.

"Sudah lama kami mengusulkan agar Desa Besuki masuk dalam peta terdampak tapi tidak pernah mendapatkan tanggapan," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, pemkab masih konsentrasi pada penyelamatkan warga Desa Besuki ke tempat pengungsian yang lokasinya lebih aman. Selain itu, bantuan makanan juga segera diberikan untuk pengungsi.

Tanggul penahan lumpur di titik 40 di Desa Besuki jebol selebar 7-8 meter pada, Minggu malam kemarin. Akibatnya ribuan rumah warga kembali ditenggelakan lumpur hingga setinggi 1,5 meter. Selain itu warga harus meninggalkan rumahnya untuk menyelamatkan diri. (bdh/bdh)
Berita Terkait