Pantauan detiksurabaya.com, pukul 22.20 WIB lokasi tanggul yang jebol terpantau masih belum diperbaiki. Alat berat yang ada hanya terlihat masih memperbaiki akses jalan menuju ke tanggul jebol.
Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Ahmad Zulkarnaen ketika dihubungi detiksurabaya.com menjelaskan bahwa alat berat yang dikerahkan untuk sementara hanya memperbaiki akses jalan untuk lewatnya truk.
"Memang kami masih perbaiki medan untuk manuver truk yang membawa sand bag. Setelah itu baru kami akan menutup tanggul yang jebol," tuturnya, Minggu (10/2/2008).
Zulkarnaen menampik tuduhan bahwa BPLS setengah hati memperbaiki tanggul jebol. Menurutnya 6 back hoe sudah stand by membantu memperbaiki tanggul.
"Tidak benar kalau hanya mengirim 1 back hoe yang kami kerahkan. Kami stand by kan 6 unit. Kami menunggu akses menuju ke tanggul jebol bisa dilalui," tegasnya. (stv/fat)










































