"Saat ini telah kami lakukan penutupan dengan menggunakan sand bag. Jika kondisi tidak hujan 5 jam mendatang baru bisa selesai ditambal," tutur Ahmad Zulkarnaen, Humas BPLS ketika dihubungi detiksurabaya.com, Minggu(10/2/2008) malam.
Zulkarnaen menjelaskan bahwa tanggul yang jebol bukan dikarenakan penurunan tanah melainkan karena air lumpur yang terlalu penuh dan gerusan air hujan.
"Pertama air lumpur overload dan diperparah dengan air hujan yang menambah air lumpur. Sehingga overtopping dan mengakibatkan tanggul jebol," tuturnya.
Tanggul yang jebol selebar 8 meter di titik 40 Desa Besuki terjadi pukul 17.30 WIB. Cara penanggulangan sementara yang dilakukan yakni dengan menutup tanggul yang jebol dengan menggunakan sand bag. (stv/fat)











































