Dinkes Situbondo Waspadai Ancaman Balita Gizi Buruk

Dinkes Situbondo Waspadai Ancaman Balita Gizi Buruk

- detikNews
Minggu, 10 Feb 2008 19:01 WIB
Situbondo - Dinas Kesehatan Situbondo mewaspadai ancaman gizi buruk teradap balita korban banjir. Alasannya, sejauh ini asupan gizi balita sangat minim mengingat orang tua balita juga disibukkan untuk mengungsi dan membersihkan rumah masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Solikhin menilai bantuan makanan balita dan susu lebih penting dibandingkan bantuan oba-obatan.

"Obat-obatan cukup aman, sebab gudang farmasi aman dari banjir. Tapi makanan balita dan susu sangat diharapkan," katanya kepada detiksurabaya.com, saat ditemui di Gudang Farmasi Jl Gunung Harjuna Situbondo, Minggu (10/2/2008).

Guna memenuhi kebutuhan gizi balita, kini petugas kesehatan sedang mengerahkan empat mobil ambulans untuk membagikan biskuit bagi balita korban banjir. Selain membagikan biskuit, mereka juga mengobati para korban bencana banjir.

Masing-masing ambulans didukung oleh dua paramedis dan seorang dokter. "Mereka ditempatkan di daerah yang terdekat dengan penampungan pengungsi," terangnya.

Tujuannya, agar memudahkan korban banjir mengakses fasilitas Dinas Kesehatan. Bila ada korban yang membutuhkan obat-obatan dan perawat kesehatan, Solikhin meminta mereka datang ke Gudang Farmasi atau bisa menghubungi telepon 0338-671205.

Selain itu, imunisasi regular bagi balita juga terancam gagal. Penyebabnya, ribuan vaksin rusak diterjang banjir bersamaan dengan lemari pendinginnya. Bahkan, dua ambulans dan sarana kesehatan yang disimpan di kantor Dinas Kesehatan rusak terseret air bah. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini