Kondisi jembatan yang ambrol lebarnya sekitar 7 meter dengan kedalaman 12 meter, saat ini dilakukan pengurukan batu dan pasir.
Menurut salah satu petugas pelaksana dari Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Pemprov Jatim, Harun bahwa setelah diurug dengan batu dan pasir, akan segera dipadatkan dan diaspal.
"Setelah diurug dan diaspal, dalam 3 hari ke depan, jembatan ini bisa dilalui lagi. Tapi masih tergantung cuaca, bila hujan, waktunya tidak bisa ditentukan," jelasnya saat melakukan pengerjaan kepada detiksurabaya.com, di lokasi, Minggu (10/2/2008).
Konstruksi jembatan yang dibangun tahun 1990 itu tidak ada kerusakan. Konstruksi dalam kondisi baik 100 persen dan pondasi tidak ada yang bergerak sama sekali.
Untuk sementara hingga pukul 10.55 WIB, jalur Surabaya-Banyuwangi dialihkan melalui Bondowoso-Situbondo melalui kawasan Arak-Arak. Dengan jalur alternatif ini tentu saja membuat perjalanan makin jauh 60 km dari jalur normal.
Sementara arus lalu lintas di dalam kota relatif sepi dan lengang karena ada pengalihan arus. Sedangkan lumpur yang berada di jalan, sebagian yang masih belum dikeruk setinggi 30 cm.
Sedangkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan kota Situbondo masih ditutup. Yang terlihat hanya aktivitas petugas yang membersihkan lumpur dan barang-barang yang berserakan. (fat/fat)










































