Putusnya jalur komunikasi ini disebabkan kantor STO Telkom Jl Basuki Rachmad Situbondo tenggelam dan aliran listrik yang padam. Sehingga peralatan elektronik di kantor tersebut langsung dimatikan sesuai dengan Standar Operating Prosedure (SOP).
"Untuk menghindarkan kerusakan yang lebih parah, maka STO dimatikan. Sebab jika alat yang sedang on terkena air maka kerusakannya akan lebih parah. Karena itu sebelum tenggelam, sengaja dimatikan. Langkah ini supaya recovery nantinya lebih mudah," kata Djadi Sugiarto, Communication Manager PT Telkom Divre V Jawa Timur, Sabtu (9/2/2008) pukul 01:10 WIB.
Dari 15.000 nomor yang mati, yaitu kode area 0338 di Situbondo sebanyak 9500 nomor, Besuki ada 2.700 nomor dan Asem bagus sebanyak 3.200 serta 815 nomor di kawasan Mladingan.
"Flexi sementara masih aman, Tapi sudah terdeteksi di Panarukan dan sebagian Situbondo juga mati," tambah Djadi kepada detiksurabaya.com.
(gik/gik)










































