Pembangunan Tak Kunjung Selesai, Perumahan Disegel

Pembangunan Tak Kunjung Selesai, Perumahan Disegel

- detikNews
Kamis, 07 Feb 2008 13:25 WIB
Kediri - Jengkel dengan pengembang perumahan yang tidak segera menyelesaikan pembangunan rumah yang dipesan, 38 orang warga Kediri menyegel Perumahan Wisma Bukit Mayaran Asri. Selain itu pengembang juga dituduh ingkar karena tidak mengembalikan uang muka mereka.

Penyegelan dengan menggunakan bambu yang ditancapkan pada pintu masuk perumahan di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (7/2/2008) tanpa mendapat penjagaan dari pihak kepolisian.

Juwito (27) salah satu user yang ikut dalam aksi segel ini menceritakan, total dari 38 user yang telah mendaftar hingga saat ini hanya ada 23 unit rumah yang telah dibangun. Itupun, kondisinya baru selesai 75%.

Menurut Juwito, sebenarnya yang menjadi tuntutan para user adalah dikembalikannya uang muka yang telah disetorkan, karena developer dianggap tidak mempunyai itikad baik untuk segera menyelesaikan pembangunan perumahan.

"Ini sudah pekerjan mereka dan sepertinya mereka sudah pengalaman menipu orang. Makanya kami menuntut uang kami dikembalikan daripada terus tertipu," ujar Juwito.

Juwito menambahkan, adanya aksi segel ini karena kesabaran para user telah habis. Pembicaraan damai hingga upaya hukum dengan melaporkan developer ke pihak kepolisian juga tak membuahkan hasil maksimal.

"Polisi saja tidak mempan Mas, wis jengkel pokoknya (sudah jengkel pokoknya)," lanjutnya.

Ketika ditanya mengenai berapa uang yang telah dibayarkan para user, Juwoto menyebutnya bervariasi. Dirinya sendiri telah menyetorkan uang tunai sebesar Rp 7,15 juta sebagai uang muka kredit perumahan di lereng Gunung Wilis tersebut.

Terkait kenekatan aksi segel ini, menurut Juwito para user berharap developer yang selama ini menghilang dapat mengerti dan secepatnya mengembalikan uangnya.

Namun apabila setelah aksi ini dilakukan tetap tak mendapatkan tanggapan, maka para user akan melakukan cara-cara anarkis.

"Saya sendiri masih menunggu teman-teman yang lain. Tapi kalau tetap saja buntu ya kami akan nekat. Kami runtuhkan rumah ini dan kami jual bahan bakunya kan masih laku," katanya tegas.

Wisma Bukit Manyaran Asri merupakan perumahan yang dikembangkan oleh developer PT Kharisma Raya Surabaya. Sebelum akhirnya macet proses pembangunanya, para user telah dijanjikan beberapa fasilitas yang menggiurkan, antara lain listrik 1300 watt, air PDAM, serta akses jalan yang akan segera diselesaikan. (bdh/bdh)
Berita Terkait