3 Truk Tabrakan Beruntun, 2 Luka Parah

3 Truk Tabrakan Beruntun, 2 Luka Parah

- detikNews
Kamis, 07 Feb 2008 08:05 WIB
Mojokerto - Tabrakan beruntun melibatkan 3 truk terjadi di Jalan Raya By Pass Mojokerto. Seorang sopir dan kernet salah satu truk, sempat terjepit kemudi, sehingga mengalami luka di bagian kaki dan kepala.

Tabrakan yang terjadi pada Kamis (7/2/2008) sekitar pukul 04.45 WIB pagi tadi di Desa Balong Mojo, Kecamatan Puri. Tabrakan melibatkan truk gandeng pengangkut motor dealer, truk pengangkut pakan ternak, dan truk pengangkut pasir. Saat terjadi tabrakan, kawasan tersebut diguyur hujan berskala ringan.

"Warga kaget saat mendengar benturan keras. Saat itu suasana masih sepi, kendaraan belum banyak dan 3 kendaraan sudah melintang menutup jalan raya ini," kata Winarto (24), warga Desa Balong Mojo kepada detiksurabaya.com di lokasi tabrakan.

Sementara sopir truk gandeng bernomor polisi B 9440 TF, Yasir Iqbal Qadhafi (31), dikeluarkan warga dari ruang kemudi.

Yasir dan kernetnya, Andri (29), lalu dibawa warga ke Bidan Desa Balong Mojo, yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan. Kedua warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang itu, terluka di bagian kaki dan kepala. Luka cukup serius diderita Yasir, terutama di bagian kepala.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Mojokerto, AKP Bambang Sukmono, kecelakaan terjadi saat truk gandeng bernomor polisi B 9414 N yang mengangkut motor dealer dari Jakarta menuju Jember, menghindari sebuah truk pasir yang mogok di tengah jalan.

Diduga karena jarak pandang terhalang kabut pagi, sopir truk gandeng, Syamsudin (39), warga Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak melihat ada truk di tengah jalan. Usai menyerempet truk, Syamsudin lalu membelokkan arah kemudi ke kanan.

"Di saat yang bersamaan, ada truk besar pengangkut pakan ternak dari arah Surabaya yang melaju. Sehingga tabrakan tidak bisa terhindarkan. Sejauh ini kami masih meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan sopir masing-masing truk," kata Bambang.

Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan itu menyebabkan arus lalu lintas dari Jombang menuju Surabaya atau sebaliknya, sempat mengalami kemacetan sepanjang 1 kilometer. Untuk mengurangi kemacetan, semua kendaraan dialihkan lewat dalam kota. (fat/fat)
Berita Terkait