Petugas berlarian dan berkejaran dengan kambing-kambing yang selalu dibiarkan begitu saja pemiliknya, saat mencari makanan.
"Hush..hush..hush..hush..ayo..masuk, masuk..!!," kata salah satu petugas satpol PP, Sumardji (45) sambil memegang salah satu kambing yang berhasil dikejarnya, semabri mengusap dahinya yang berkeringat, Selasa (5/2/2008)
Kejar-kejaran antara petugas dan kambing-kambing ini tentu saja tak kalah seru saat merazia pelacur, gelandangan dan anak jalanan. Puluhan kambing itu sengaja ditangkap karena sering berkeliaran dan memakan tanaman hias di Kota Probolinggo dimasukkan ke sebuah truk.
Sementara pemilik kambing, rata-rata histeris melihat kambing-kambingnya dimasukkan ke sebuah truk.
"Tolong pak, jangan diambil kambing saya. Ini satu-satunya harapan dan harta bagi keluarga saya," kata salah satu pemilik kambing, Ani sambil memelas kepada petugas.
Sementara itu Kasi trantib Satpol PP Kota Probolinggo, Edy Trisula mengaku, kambing-kambing liar ini dibiarkan saja oleh pemilik saat mencari makan.
"Akibatnya banyak tanaman hias di kota rusak. Padahal, tanaman-tanaman itu untuk menghias kota Probolinggo," jelasnya.
Bagi kambing yang sudah berhasil ditangkap pun diberi tanda agar mudah diidentifikasi. Dari hasil razia di 5 titik, petugas berhasil menjaring 27 ekor kambing. Rencananya, kambing-kambing tersebut akan diberikan kepada orang yang tak mampu. (fat/fat)











































