Bunuh Diri Pejabat Pemkot Kediri Diduga Terlibat Korupsi

Bunuh Diri Pejabat Pemkot Kediri Diduga Terlibat Korupsi

- detikNews
Selasa, 05 Feb 2008 10:22 WIB
Kediri - Teka-teki penyebab gantung diri Kasubag Perbendaharaan, Bagian Keuangan Pemkot Kediri, Edi Wijanarko (42) sedikit mulai terkuak.

Kuat dugaan terkait diperiksanya almarhum oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dalam kasus penyelewengan DAK tahun 2006 senilai Rp 9,35 miliar.

Munculnya dugaan itu, setelah Kepala Badan Pengawas Kota (Bawaskot) Kediri, Bambang Sumaryono mengaku bertemu dengan almarhum saat menjalani pemeriksaan di Kejati 31 Januari lalu.

"Saya nggak tahu ada kaitannya dengan itu apa tidak. Tapi saat diperiksa kemarin saya sempat bertemu dengan beliau," kata Bambang Sumaryono di kantor Bawaskot Kediri Jalan Insinyur Sutami kepada wartawan, Selasa (5/2/2008).

Bambang menambahkan, saat bertemu dengan almarhum dalam menjalani pemeriksaan di Kejati, tampak tegang dan shok berat.

"Saya hanya sempat dengar satu kalimat yang diucapkan pada saya, kados pundi puniko (Bagaimana ini)," tambahnya.

Dia menambahkan, selama ini almarhum dikenal sebagai sosok yang pendiam dan selalu bekerja dengan benar.

Kemungkinan besar, jelas dia, almarhum tertekan karena sebagai kasubbag Perbendaharaan, almarhum sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengeluaran keuangan seluruh satuan kerja di Pemkot Kediri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edi Wijanarko nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di bagian dapur rumahnya berdekatan dengan kamar mandi, dengan seutas tali tambang warna merah dan kuning.

Saat ditemukan menggantung oleh istrinya, Anik Fatmawati, almarhum masih mengenakan seragam setelah PNS Pemkot Kediri berwarna krem dan tanda pengenal karyawan Pemkot Kediri. (fat/fat)
Berita Terkait