Menurut penuturan Aji (25) salah seorang warga Jalan Cendrawasih yang sekaligus saksi mata mengatakan, saat itu dirinya tengah memancing di bawah jembatan melihat seorang pemuda di atas jembatan berjalan sambil memarkir motor Yamaha Sigma Nopol AE 2901 PJ. Tiba-tiba saja pemuda itu langsung terjun dari jembatan berketinggian sekitar 15 meter dengan kondisi air Bengawan Solo sangat deras.
"Waktu saya mancing, lalu dia berjalan sambil memarkir motor di atas jembatan lalu membuka helm dam langsung terjun ke bawah. Korban langsung hanyut terbawa air yang deras," jelas Aji kepada detiksurabaya.com, Senin (4/02/2008).
Pemuda tanpa identitas tersebut berciri-ciri, laki-laki usia sekitar 30 tahun rambut kriting, tinggi 160 cm, kulit sawo matang memakai kaos biru dan celana panjang warna hitam.
Sementara hingga saat ini jenazah korban belum ditemukan. Korban diperkirakan hanyut hingga ke Ngawi karena arus Bengawan Solo di Madiun sangat deras.
"3 Orang yang sedang di lokasi masih kita mintai keterangan, dan barang bukti motor Yamaha sigma Nopol AE 2901 PJ kita amankan juga," kata Kasat Reskrim Polresta Madiun AKP Matius Djanu kepada Detiksurabaya.com Senin 04/02/08.
Matius menambahkan, dari barang bukti sepeda motor diketemukan sebuah STNK atas nama Sangaji beralamat di Desa Mojopurno Kecamatan Mojopurno, Magetan. Namun setelah ditelusuri, pemilik motor itu telah menjual motornya, sehingga saat ini pihak kepolisian masih kesulitan melakukan pelacakan. (bdh/bdh)











































