Paguyuban Tentara Republik Indonesia Unjukrasa

Makam Pahlawan Akan Digusur

Paguyuban Tentara Republik Indonesia Unjukrasa

- detikNews
Minggu, 03 Feb 2008 12:07 WIB
Malang - Ratusan anggota paguyuban Tentara Republik Indonesia (TRIP) dan putra putri TRIP Jawa Timur menggelar unjukrasa. Mereka menolak rencana penggusuran makam pahlawan TRIP yang dikenal dengan pertempuran melawan Belanda.

Aksi unjukrasa ini dipusatkan di depan makam pahlawan TRIP, Jalan Pahlawan TRIP, Kota Malang, Minggu (3/2/2008).

Sambil membawa poster dan spanduk, mereka berorasi menolak penggusuran. Poster yang dibentangkan bertuliskan "Lahirnya bangsa karena adanya pahlawan", "Bangsa Ini Kurebut dengan Pengorbanan Darah Jiwa dan Ragaku" dan "Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang
Menghargai Jasa Pahlawan, Bukan Mengusur Makam Pahlawan."

Usai berorasi, mereka melanjutkan dengan upacara tabur bunga untuk 35 jasad pejuang TRIP yang dimakamkan dalam satu liang lahat. Dengan berbaris rapi mereka secara bergiliran menaburkan bunga yang dipimpin ketua DPP paguyuban putra-putri MASTRIP
Haryono Isman. Mantan menteri pemuda dan olah raga ini sangat menyayangkan rencana pengalihfungsian makam pahlawan TRIP.

Hayono mengaku telah melakukan pertemuan dengan Panglima Kodam V/Brawijaya Bambang Suranto di Rumah dinas Panglima Kodam V/Brawijaya Jalan Tugu, Kota Malang, Sabtu malam kemarin. Dia meminta dukungan Bambang agar makam pahlawan TRIP itu tetap dipertahankan.

"Makam ini memiliki sejarah perjuangan, jangan korbankan untuk kepentingan komersial. Hargailah para pahlawan yang merebut kemerdekaan," jelasnya.

Haryono Isman juga akan meminta pemerintah Kota Malang untuk menetapkan makam pahlawan TRIP sebagai cagar budaya melalui peraturan daerah. Apalagi, kini areal di sekitar makam telah beralihfungsi menjadi perumahan elit dan pertokoan. Status kepemilikan lahan makam pahlawan dipegang Departemen Pertahanan dan Keamanan (DEphankam).

Belakangan, makam pahlawan ini disertakan dalam rencana tukar guling. Sebelumnya, perusahan elit dan pertokoan di sekitar makam juga milik Dephankam.

Jasad 35 anggota TRIP Jawa Timur yang dimakamkan di makam pahlawan TRIP itu merupakan pejuang saat melakukan pertempuran melawan Belanda saat Agresi Belanda I. Pertempuran terjadi di Jalan Salak (kini diganti menjadi Jalan Pahlawan TRIP) pada 31 Juli 1947 silam, mereka gugur saat pertempuran itu. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini