Banjir Kembali Genangi Wilayah Bojonegoro

Banjir Kembali Genangi Wilayah Bojonegoro

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2008 17:18 WIB
Bojonegoro - Banjir mulai menggenangi sebagian wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Beberapa daerah yang sudah terendam air berada di sdekitar aliran Sungai Bengawan Solo.

Daerah yang digenangi air setinggi 10 hingga 20 centimeter berada di Jalan Kapten Rameli Kelurahan Ledok Wetan dan Jalan Letda Suradji Kelurahan Ledok Kulon.

Meski kendaraan bermotor masih bisa lewat, namun cukup mengganggu arus lalu lintas. Genangan air di jalan sudah meluber sampai memasuki pekarangan rumah warga.

"Jalan ini mulai banjir tadi pagi. Orang-orang sudah menyiapkan perahu dan membuat rakit. Saya sendiri sudah menaikkan barang elektronik ke atas plafon rumah," tutur seorang warga jalan Kapten Rameli, Rikana pada detiksurabaya.com, Jumat (1/2/2008).

Kelurahan Ledok Kulon dan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro kota adalah daerah langganan banjir karena terletak di sisi selatan sungai Bengawan Solo. Saat bencana banjir akhir tahun 2007 lalu, ketinggian air di kedua kelurahan tersebut mencapai 3 meter. Sehingga banjir kali ini membuat warga panik.

Namun sebaliknya, Badan Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Pemrov Jatim di Bojonegoro memprediksi dalam beberapa jam kedepan banjir di Bojonegoro kota akan surut. Sebab, ketinggian air sungai Bengawan Solo di Dam Karang Nongko, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro telah menunjukkan batas normal.

"Pantauan terakhir kami di Karang Nongko jam 12 siang tadi sudah normal, maka status siaga sudah dicabut. Kalau di kota mungkin beberapa jam lagi sudah surut, sekarang banjir di sungai sudah lari kearah hilir," kata Koordinator Pengendalian dan Pengamanan BPSDA,
Muljono melalui ponselnya.

Sementara, banjir sungai Bengawan Solo sudah menjangkau Kecamatan Kanor, sekitar 20 km arah timur Bojonegoro. Sedikitnya 10 hektar sawah di Desa Grape, Kanor, sudah terendam banjir. Padahal para petani telah melakukan penyemaian bibit padi pada sawah
mereka yang sebelumnya gagal panen akibat diterjang banjir akhir tahun lalu.

Sejauh ini Pemkab Bojonegoro masih memberlakukan status siaga 2 bencana banjir. (bdh/bdh)
Berita Terkait