"Saat ini Bojonegoro siaga 2. Namun belum ada laporan yang masuk dari para camat tentang adanya rendaman air di permukiman penduduk," kata Komandan Satlak PBP Pemkab Bojonegoro, Pujiono kepada detiksurabaya.com di markas satlak Jalan Trunojoyo.
Meski air di Sungai Bengawan Solo, diharapkan warga tidak panik. Sebab, jika banjir datang tidak akan sebesar akhir tahun lalu. Dan dijamin tidak akan masuk ke rumah penduduk.
Meski begitu sekitar 2 desa di Kecamatan Padangan, yaitu Desa Prangi dan Tebon, terendam banjir setinggi 10 cm. Namun sejak pukul 05.00 WIB air sudah surut.
Seluruh personel pengamanan juga telah disiapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Meski tidak menutup kemungkinan adanya sejumlah rumah warga yang sudah terendam banjir. (fat/fat)











































