"1 Orang kesetrum, 1 orang terjebak banjir dan meninggal dalam perjalanan ke RS (rumah sakit) di Malang karena jembatan Pasuruan putus. 1 Orang lagi meninggal dalam perjalanan menuju RS di Probolinggo," ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (Depkes) Rustam S Pakaya.
Hal tersebut disampaikan Rustam ketika dihubungi detikcom, Kamis (31/1/2008).
Menurut Rustam, orang yang dilarikan ke RS itu meninggal karena kedinginan. Karena hujan jatuh di Pasuruan sejak Rabu 30 Januari 2008 sore dan banjir pada malam hari. Selain itu warga yang dirawat inap 4 orang, dan yang dirawat jalan 10 orang.
Banjir di Pasuruan, imbuh Rustam, juga menenggelamkan lebih dari 10 ribu rumah di 30 desa yang tersebar di 13 kecamatan. "45 rumah roboh. Banjir semalam mencapai 2,5 meter. Sekarang tinggal selutut," ujar Rustam.
Sementara keadaan banjir di 2 kabupaten di Provinsi Gorontalo yaitu Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo, serta di Kabupaten Tojo Una Una Provinsi Sulawesi Tenggara, dan di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah masih terkendali.
"Air sudah surut dan tidak ada masalah kesehatan di semua wilayah itu," tandas Rustam. (nwk/nrl)











































