Banjir dipicu oleh hujan deras selama sekitar 3 jam mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB yang membuat air di Sungai Gembong meluap.
Ketika hujan reda pukul 18.00 WIB air mulai menggenangi sejumlah ruas jalan kota dan sejumlah kecamatan. Antara lain Kecamatan Kejayan, Kecamatan Wonorejo, Kecamatan Gondang Wetan dan yang paling parah di Kraton dan Pohjentrek. Akibatnya jalan akses yang menuju ke Pasuruan lumpuh total.
Aliran listrik juga diputus oleh PLN untuk menghindarkan dari risiko kesetrum. Ratusan warga memutuskan untuk mengungsi ke sejumlah tempat yang aman seperti Kantor Pajak Kabupaten Pasuruan, rumah dinas Walikota Pasuruan.
Banjir kali ini diakui warga sebagai banjir yang paling besar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Kalau tahun sebelumnya banjir hanya setinggi 5 sentimeter, kali ini sudah menenggelamkan rumah saya," kata Sutikno (50) warga Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan saat ditemui detiksurabaya.com, Rabu (30/1/2008) petang.
Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air di Kota Pasuruan terus mengalami peningkatan. (fat/fat)











































