Putusnya jembatan alternatif ini, selain arus air yang deras di Kali Bajangan juga karena sering dilewati truk-truk yang bermuatan berat.
Akibat jembatan jebol, warga memberi tanda dengan meletakkan bambu yang diletakkan di tengah. Bagi pengguna jalan harus melewati jalan perkampungan Desa Gondang Rejo.
Menurut salah satu warga, Suanom (58) bahwa sebelum pabrik air mineral di Desa Tenggilis, jembatan dan jalur Desa Gondang Rejo jarang dilewati kendaraan berat.
"Sejak tahun 2005 pabrik itu didirikan, seringkali truk bermuatan berat melintas di jembatan ini," katanya kepada detiksurabaya.com sata berada di dekat lokasi jembatan yang ambrol, Kamis (31/1/2008).
Selain jembatan putus, 1 rumah rata dengan tanah dan 7 rumah rusak. Rumah yang rata dengan tanah milik Hasani. Rumah itu bersebelahan langsung dengan Kali Bajangan yang ikut meluap semalam.
Sementara kondisi Jalan Gondang Wetan yang berjarak 2 Km dari Desa Gondang Rejo, kondisi jalan bergelombang. Hal itu terjadi karena banyak kendaraan berat melintas di sana. (fat/fat)











































