Warga Jombang Hancurkan Alat Penambang Pasir Liar

Warga Jombang Hancurkan Alat Penambang Pasir Liar

- detikNews
Rabu, 30 Jan 2008 16:46 WIB
Jombang - Warga Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, merazia para penambang pasir di Sungai Brantas, Rabu (30/1/2008).

Dibantu Polisi Pamong Praja dan Polsek Kudu, warga merusak dan menenggelamkan 4 perahu ponton dan menyita 4 mesin.

Saat warga dan petugas datang, tidak ada perlawanan dari para pekerja di lokasi penambangan pasir tersebut. Sebagian pekerja menepi ke warung di lokasi tersebut, sementara yang lain melihat kayu-kayu penyangga mesin dan perahu ponton yang dirusak.

Dari pantauan detiksurabaya.com, penenggelaman perahu ponton membutuhkan waktu lebih dari 1 jam. Selain peralatan terbatas, warga dan petugas juga terlihat canggung masuk ke Sungai Brantas. Petugas lalu memutus tali penghubung, sehingga ponton tenggelam.

Selain menenggelamkan 4 perahu ponton, sebanyak 4 mesin penyedot pasir, juga dirusak dan dibongkar warga. Keempat mesin itu lalu disita dan dibawa ke Kantor Kecamatan Kudu.

Rencananya mesin dan peralatan yang disita, akan diserahkan ke Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang.

Menurut Camat Kudu, Sugiyanto, razia tersebut dilakukan warga dan petugas, karena khawatir tanggul Sungai Brantas jebol karena banyaknya penambangan pasir.

"Sudah berkali-kali diingatkan, tapi penambang pasir tetap membandel,” kata Sugiyanto.

Selain di Desa Randuwatang, warga dan petugas gabungan juga merazia 3 lokasi penambangan pasir lainnya, di sepanjang jalan Tapen-Kudu.

Di depan Pasar Tapen misalnya, petugas bersitegang dengan pemilik warung, yang menolak pembongkaran warung tersebut.

Warung yang menjual nasi bungkus dan makanan serta minuman ringan itu, dituduh menjadi tempat beristirahat para penambang pasir. Namun petugas akhirnya batal menggusur warung itu. (fat/fat)
Berita Terkait