Salah satu petugas UGD bernama Herman, mengaku kedua jenazah mengalami luka tembak di bagian samping kepala. Tembakan itu tembus karena dilakukan dari jarak dekat. "Jika si pria mengalami luka dari kepala bagian samping kiri tembus ke kanan. Sedangkan si wanita mengalami luka tembak dari pelipis kanan ke atas kepala bagian belakang," jelasnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Rabu (30/1/2008).
Sementara di kamar jenazah RSUD Sampang, hanya terlihat petugas kepolisian dan saudara terdekat. Dua jenazah itu hanya menjalani visum luar dan tidak menjalani otopsi. (fat/fat)










































