Dipenuhi Sampah, Wisatawan Pasir Putih Kecewa

Dipenuhi Sampah, Wisatawan Pasir Putih Kecewa

- detikNews
Selasa, 29 Jan 2008 15:11 WIB
Dipenuhi Sampah, Wisatawan Pasir Putih Kecewa
Situbondo - Timbunan sampah menggunung di lokasi wisata Pantai Pasir Putih, Situbondo. Ratusan pengunjung wisata pantai yang didominasi oleh kalangan pelajar saat menikmati liburan sekolah, menuai kekecewaan.

Timbunan sampah yang menumpuk di sepanjang bibir pantai lokasi wisata itu, berasal dari sejumlah titik aliran muara di kawasan Perairan Panarukan dan sekitarnya.

Musim hujan yang berlangsung dalam sepekan terakhir ini telah menyeret gundukan sampah menuju lokasi wisata Pasir Putih.

Selain menuai kekecewaan di kalangan pengunjung wisata, puluhan pemilik perahu yang biasa menangguk keuntungan dari kedatangan wisatawan tersebut juga menggerutu.

Mereka mengaku sejak arus gelombang menyeret sampah dan menimbuni kawasan wisata, pengunjung menjadi sepi dan enggan masuk ke lokasi pantai.

"Selain kotor tentu saja sangat menjijikkan. Biasanya kami berenang dan merendam badan di sepanjang pantai. Tapi dengan adanya timbunan sampah, kami menjadi jijik dan enggan untuk berenang," tutur salah seorang siswa, Susywati (16) asal Jenggawah, Jember, yang berkunjung ke wisata Pantai Pasir Putih kepada detiksurabaya.com, Selasa (29/1/2007).

Padahal, saat itu terdapat ratusan siswa dari berbagai daerah yang mengisi liburan sekolah dengan berkunjung ke Pasir Putih. Selain kegiatan berenang dan bermain bola voli pantai, pengunjung memanfaatkan perairan dangkal itu sebagai tempat menyelam, mencari binatang laut dan juga menggunakan jet sky serta menyewa perahu.

"Kalau begini kondisinya siapa yang mau lagi berenang dan menyelam di pantai yang dipenuhi dengan kotoran sampah itu," ucap Andik (37), salah seorang wisatawan asal Surabaya.

Untuk menyingkirkan timbunan sampah yang terdiri dari ranting pohon serta bongkahan pohon pisang, para pemilik perahu sewa rela bergotong-royong menyingkirkannya.

Namun, upaya keras mereka nampaknya sia-sia karena setiap saat arus gelombang terus menyeret sampah-sampah itu kembali menepi.

"Kami sudah 2 hari ini membersihkan sampah. Tapi tiap saat itu juga timbunan sampah tetap ada. Ini karena musim hujan terus berlangsung dan muara sungai menjadi pembuangan akhir sampah ikutan hingga menepi ke lokasi pantai pasir putih ini," kata Sumitro (45) salah seorang pemilik perahu sewa.

Sementara itu, Dirut Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih, Drs H Bambang Heriyanto MM, saat dikonfirmasi mengaku pusing mengatasi timbunan sampah kiriman tersebut.

Pihaknya juga menyatakan bahwa berbagai upaya telah dlakukannya untuk mengatasi hal tersebut.

"Langkah yang telah kami lakukan adalah bergotong-royong dengan melibatkan semua karyawan Perusda Pasir Putih, pemilik perahu yang tergabung dalam Ikaperti serta para pemilik warung kerajinan. Hasilnya pernah setiap angkut mencapai 5-8 truk sampah," jelasnya.

Timbunan sampah itu memang kerap mengotori kawasan wisata karena faktor cuaca, yakni musim penghujan. Tumpukan sampah tersebut berasal dari titik-titik muara yang mengalir deras menuju perairan Pasir Putih.

Tragisnya, kata Bambang, akibat menggunungnya sampah kiriman ke lokasi wisata itu mengancam menurunnya jumlah pengunjung, apalagi saat musim liburan sekolah saat ini.

"Ya, mau bagaimana lagi. Namun yang pasti kita sudah berupaya sekuat tenaga untuk membersihkannya," pungkas Bambang. (fat/fat)
Berita Terkait