PBNU Serukan Warga NU Salat Gaib Buat Soeharto

PBNU Serukan Warga NU Salat Gaib Buat Soeharto

- detikNews
Minggu, 27 Jan 2008 18:37 WIB
Jombang - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi, menyerukan warga nahdliyin agar menggelar salat gaib bagi mantan Presiden Soeharto.

Seruan PBNU disampaikan saat berada di Pesantren Tebuireng, Jombang, Minggu (27/1/2008) sore.

"Meski warga NU banyak dirugikan dengan kebijakan mantan Presiden Soeharto, tapi warga NU harus tetap mendoakan dan melakukan salat gaib," kata KH Hasyim Muzadi seusai berziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asyari, di Pesantren Tebuireng, Jombang.

Menurut Hasyim Muzadi, meski banyak dikritik karena berbagai kasus pelanggaran HAM dan tuduhan korupsi, tapi mantan Presiden Soeharto banyak berjasa bagi negeri ini. Diantaranya mempertahankan Pancasila dan NKRI dari ajaran komunis.

"Jika dulu Pak Harto tidak ada, mungkin bangsa ini sudah tidak memiliki Pancasila dan tidak lagi beragama," kata Hasyim Muzadi yang didampingi pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah).

Di tempat yang sama, Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, menyatakan ikut berbela sungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Soeharto. Meski demikian, kasus hukum terhadap keluarga dan kroni Pak Harto, harus tetap dilanjutkan. Selain KH Hasyim Muzadi, sejumlah kiai dari PBNU yang juga berziarah ke makam KH Hasyim Asyari, diantaranya KH Tolchah Hasan dan KH Masdar Farid Masudi. Hadir pula beberapa kiai dari PWNU Jawa Timur, seperti KH Miftahul Akhyar dan KH Ali Maschan Moesa, serta sejumlah kiai lain. (gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait