Ketinggian semburan yang sempat mencapai 1 meter ini sempat mengagetkan irawan di saat mau menutup toko miliknya yang berada di Jalan Raya Porong. Karena air yang ada di tandon miliknya itu keluar tidak seperti biasanya.
"Awalnya air yang keluar dari sumur bor saya kok gak biasanya, terus saya bau ternyata bau gas," kata Irawan saat ditemui detiksurabaya di tokonya.
Panik melihat air yang keluar semakin deras dan berbau, Irawan kemudian menutup rapat-rapat tandon miliknya dan menyalurkan air lewat kran belakang. Air yang mengalir tak terarah dan akhirnya menggenangi rumah warga di sekitar RT 3 RW 01 Siring.
Untuk meyakinkan air yang terkandung dalam tandon itu, Irawan lantas menyuruh anak buahnya untuk mencium baunya. Ternyata baunya menyerupai gas dan rasa airnya tawar.
Takut dengan semburan ini, irawan pun melaporkan kejadian ini ke pihak BPLS agar meneliti kandungan air yang keluar dari tandonnya miliknya itu.
(dpr/bdh)











































