Seperti diketahui, Komisi Disiplin PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada Aremania berupa larangan mengkuti tim kesayangannya bertanding di semua stadion selama tiga tahun.
Namun, menjelang pertandingan Arema melawan Sriwijaya FC malam ini, pukul 19.00 WIB, sebanyak 8.000 suporter Arema yang menamakan dirinya "Wong Malang" diperbolehkan datang ke stadion untuk mendukung "Singo Edan".
Menurut manajer kompetisi Liga Indonesia BLI, Djoko Driyono, hal tersebut sah-sah saja. Ia mengatakan, yang dihukum adalah karakter dan simbol-simbol yang melambangkan Aremania.
"Boleh, mereka diperbolehkan. Karena regulasinya adalah simbol-simbol dan karakter yang menunjukkan Arema yang dilarang," jelas Djoko saat dihubungi detiksport melalui telepon, Rabu (23/1/2008).
"Jadi, boleh saja bila tidak ada simbol-simbol atau karakter Aremania yang muncul," imbuhnya.
"Wong Malang" mengklaim tidak akan mengenakan atribut Aremania ataupun berkostum biru layaknya Arema, melainkan memakai baju muslim dan sebagian lainnya memilih berbaju batik. Menurut mereka tidak semua orang Malang merupakan pendukung Arema, sehingga mereka berani untuk datang ke stadion.
Djoko pun menyetujui hal tersebut karena hukuman memang ditujukan untuk Aremania saja. "Yang dihukum ‘kan bukan personal, sementara Aremania terdiri dari kelompok-kelompok. Kecuali definitif yang melakukan (kerusuhan) si A atau si B, maka dia yang dilarang masuk ke stadion," pungkasnya. (a2s/bdh)











































