Bison bernopol N 6002 C berisi empat orang penumpang itu terguling karena rem blong. Selain itu, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.
Mengetahui rem blong, sopir membuang ke kiri jalan. Karena di kiri jalan ada sungai, sopir menghindar dengan membanting stir ke kanan. Mengetahui di kanan kendaraanya terdapat truk, sopir kembali membanting ke kiri. Dan naas Bison terguling di bahu jalan.
"Bison itu dari Sidoarjo menuju ke Surabaya dengan kecepatan tinggi dan rem blong. Sehingga sopir tidak bisa mengendalikan mobilnya," tutur petugas petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Aiptu Sholeh ketika dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (22/1/2008) pagi.
Kecelakaan ini mengakibatkan tiga penumpang luka-luka. Ketiga korban itu yakni Ramli (56) mengalami lebam pada muka, Slamet (35) mengalami luka pada tangan kiri. Dan kondisi yang paling parah bernama Ramiasih (70). Wanita tersebut mengalami patah tulang di bagian punggungnya. Ramiasih sendiri kini dibawa ke RSUD Sidoarjo.
Sementara arus lalu lintas di kawasan tersebut tidak ada antrean kendaraan. Sebab kendaraan berada di bahu kiri jalan (stv/fat)











































