Seperti diketahui, pertandingan ini dihentikan pada menit 71 setelah terjadi kerusuhan yang dipicu oleh pemukulan wasit oleh suporter Arema di Stadion Brawijaya, Kediri, hari Rabu lalu.
Pada perkembangannya Arema sempat mengancam mundur dan tak mau melanjutkan sisa pertandingan dengan dalih "solider" pada Aremania, yang dilarang mendampingi tim kesayangannya di semua stadion selama tiga tahun, serta atas skorsing dua partai yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI untuk Alexander Pulalo.
Namun, yang tidak dilanjutkan justru ancaman mundur itu. Arema akhirnya tetap bertanding dalam laga yang dipimpin wasit Yesayas Leihutu asal Jakarta di Stadion Gelora Deltra, Sidoarjo, Senin (21/1/2008). (a2s/bdh)











































