"Kami menuntut Petrochina memberitahu warga apa sebenarnya yang terjadi. Warga sudah sangat panik karena trauma peristiwa kebocoran gas yang lalu. Jangan sampai terjadi lagi!," ujar Kaur Pembangunan Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Jaelan kepada Yuswo Waluyo, staff Goverment Relation JOB PPEJ, Senin (21/1/2008).
Menanggapi permintaan warga, Yuswo Waluyo bersama sejumlah karyawan Petrochina menggunakan mobil pengeras suara berkeliling di desa-desa sekitar untuk menenangkan warga.
Sejauh ini polisi masih menyelidiki penyebab meledaknya genset milik Petrochina di sumur Sukowati Pad B, apakan kesalahan teknis atau manusia. AKP Dumas Barutu, Kapolsekta Bojonegoro dan AKP Sunarti, Kapolsek Kapas sedang melakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara).
Generator pembangkit listrik (genset) milik perusahaan minyak Petrochina meledak sekitar pukul 07.00 WIB. Akibat ledakan yang terdengar hingga radius 3 kilometer ini, 3 orang karyawan Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (PPEJ) mengalami luka-luka. (bdh/bdh)











































