"Saya dengar ledakan keras, rumah saya sampai terguncang seperti gempa. Kata tetangga, sumur Sukowati meledak. Saya panik dan langsung mengungsikan anak saya ke rumah mertua," kata warga Desa Campurejo, Mujiati, yang rumahnya berjarak 800 meter dari Sumur Sukowati Pad B, kepada detiksurabaya.com.
Bukan hanya sejumlah warga mengungsi, murid di 3 sekolah dasar lari meninggalkan ruang kelas dan pulang ke rumah masing-masing. Yaitu SDN Ngampel 1 Kecamatan Kapas, SDN Sambiroto 1 dan 2 Kecamatan Kapas. Guru setempat lalu mengizinkan murid-murid mereka pulang demi keselamatan.
Hingga pukul 09.45 WIB petugas kepolisian dipimpin langsung Kapolsekta Bojonegoro AKP Dumas Baruta masih di lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab meledaknya genset.
(bdh/bdh)











































