Akibat Pemboran Minyak, Warga Sumenep Terancam Malaria

Akibat Pemboran Minyak, Warga Sumenep Terancam Malaria

- detikNews
Jumat, 18 Jan 2008 14:48 WIB
Sumenep - Warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Kepulauan Sapeken, Sumenep, Madura berpenduduk sekitar 4.000-an resah karena wabah malaria menyerang desanya.  Sedikitnya, 20 orang warga telah dinyatakan positif terserang virus yang ditularkan nyamuk anopheles dengan gejala kedinginan dan badan menggigil.

Penyebab utama mewabahnya malaria di desa yang berpenduduk mayoritas nelayan tersebut kata DPRD Sumenep diduga berasal dari lubang atau galian yang ada di perusahaan Kangean Energi Indonesia (KEI) pengganti EMP Kangean Ltd yang melakukan pengeboran minyak dan gas bumi (Migas).

Menurut anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Badrul Aini, 12 bekas galian mirip kolam yang dilakukan pihak perusahaan itu kini digenangi air laut sehingga menjadi sarang nyamuk Anopheles. Selain itu pihak perusahaan sampai saat ini belum mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi persoalan tersebut. Bahkan, pihak KEI terkesan menutup-nutupi persoalan itu.

"Jadi, perusahaan KEI itu tidak mau tanggungjawab dengan galian yang menjadi sarang nyamuk malaria," tegas Badrul saat ditemui detiksurabaya.com di Gedung DPRD Kabupaten Sumenep, Jalan Trunojoyo, Jumat (18/1/2008).

Untuk itu, Badrul mendesak agar perusahaan KEI maupun pemerintah melakukan pengasapan atau fogging sebelum menelan korban jiwa.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr Susianto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menimpa warga Desa Pagerungan Kecil. "Dugaan kita, penyebab penyakit malaria itu berasal dari nyamuk yang bersarang di bekas galian dekat rumah warga itu," katanya.

Petugas kesehatan setempat, menurut Susianto, telah berupaya melakukan pengobatan secara intensif sebelum membawa korban jiwa warga setempat.

"Petugas medis telah disiagakan 24 jam dan obat-obatan yang dibutuhkan telah kami kirim," jelasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait