"Kami menyesalkan sekali kejadian ini. Namun kami meminta semua pihak melihat peristiwa ini secara proporsional. Semua keputusan hendaknya berdasarkan data dan fakta yang ada," ungkap manajer Arema Satria Budi Wibawa saat berbincang dengan detiksport, Kamis (17/1/2008).
Akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Brawijya, Kediri, Rabu (16/1) malam, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada Aremania. Kelompok suporter Arema itu dilarang memasuki stadion manapun di Indonesia selama tiga tahun.
Satria sendiri mengaku belum mendengar adanya sanksi tersebut.
"Kami tidak tahu apakah itu sudah final atau belum. Yang jelas kami menyayangkannya karena sanksi itu terlalu terburu-buru. Sebaiknya kumpulkan dulu fakta-faktanya, sehingga putusannya lebih adil," tukas Satria di ujung telepon.
Dengan sanksi Komdis tersebut, Arema hampir dipastikan tidak akan didukung oleh ribuan fans setianya dalam melakoni babak 8 Besar. Hampa dukungan juga masih akan dirasakan bila Arema lolos ke semifinal atau final.
Menanggapinya, Satria berucap, "Kita lihat nanti seperti apa. Yang jelas Arema akan terus berjuang hingga tetes darah penghabisan." (arp/bdh)











































