Ketua Panpel Persik Kediri, Bambang Sumaryono mengaku pihaknya mengalami kerugian yang nilainya mencapai Rp 250 juta bahkan bisa lebih, setelah tindakan anarkis yang dilakukan Aremania saat timnya menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Brawijaya, Rabu (16/1/2008) malam.
Mengenai upaya perbaikan, Bambang berharap ada campur tangan dari Arema Malang sebagai penanggung jawab Aremania.
"Jika kerusuhan tahun 2003 lalu kerusakan kecil kami tanggung sendiri, ya kami mohon karena ada kerusakan parah setidaknya ada bantuan dari Arema," kata Bambang usai mengikuti pertemuan antara BLI, manajer Tim dan Panpel Persik di Ruang Kilisuci Pemkot Kediri, Kamis (17/1/2008) dinihari WIB.
Meski demikian Bambang juga menegaskan, jika Panpel hingga dinihari ini belum melaporkan besaran kerugian akibat kerusuhan kepada Ketua Umum Persik yang sekaligus Walikota Kediri, HA. Maschut. "Besok rencananya kami akan menghadap, dan juga akan diputuskan pula apakah perbaikan mengharapkan ada bantuan atau tidak," ungkapnya. (krs/bdh)











































