Jadwal Berubah, Laga di Kediri Dipindah ke Sidoarjo

Babak 8 Besar

Jadwal Berubah, Laga di Kediri Dipindah ke Sidoarjo

- detikNews
Kamis, 17 Jan 2008 04:17 WIB
Kediri - Kerusuhan yang terjadi di Stadion Brawijaya Kediri membuat seluruh pertandingan babak delapan besar Liga Indonesia yang digelar di Kediri akan dipindahkan. Selain itu waktu penyelenggaraan pun ikut mundur.

Menyusul kerusuhan dalam partai Persiwa Wamena kontra Arema Malang, Rabu (16/1/2008), fasilitas stadion dan keamanan dianggap tidak memungkinkan lagi untuk menggelar pertandingan di Kediri. Maka tempat penyelenggaraan seluruh laga di Kediri pun akan pindah ke Sidoarjo.

Demikian keputusan rapat antara Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia Djoko Driyono, Ketua Panpel Persik Kediri Bambang Sumaryono, Komdis PSSI dan perwakilan kubu Persiwa, Arema Malang, PSMS Medan, Sriwijaya FC, di Ruang Kilisuci Kompleks Pemkot Kediri, Kamis (17/1/2008).

Dalam rapat yang berlangsung dari pukul 02.05-03.00 dinihari WIB tersebut, pertandingan lanjutan Persiwa-Arema juga diputuskan bakal dilanjutkan pada tanggal 21 Januari mulai pukul 15.30 WIB di stadion Gelora Deltras Sidoarjo. Sebelumnya laga tersebut terhenti pada menit ke-70. Mundurnya pertandingan itu juga berimbas kepada perubahan jadwal laga babak delapan besar ligina, termasuk yang digelar di Solo.

Untuk pertandingan yang seluruhnya kini dipindahkan dari Kediri ke Sidoarjo, partai yang sebelumnya dijadwalkan tanggal 18 akan diundur jadi tanggal 23, sedangkan yang tadinya dijadwalkan digelar pada tanggal 20 akan mundur ke tanggal 26 Januari. Mengingat pertandingan terakhir harus digelar bersamaan, Solo, Surabaya dan Gresik, menjadi tiga pilihan.

Gelaran pertandingan di Solo juga ikut kena imbas, di mana tanggal penyelenggaraan sebelumnya adalah 17, 19 dan 21 Januari. Kalau tanggal 17 dan 19 tetap seperti jadwal, partai tanggal 21 akan mundur menjadi tgl 22. Mengingat laga terakhir harus digelar bersamaan untuk mencegah tim bermain mata, Solo dan Sidoarjo menjadi pilihan lokasinya.

"Keputusan seputar pilihan tempat penyelenggaraan partai terakhir --baik partai-partai yang digelar di Sidoarjo maupun di Solo-- akan diambil dalam rapat sore nanti," jelas Djoko.

Perubahan lain terjadi pada babak semifinal dan final. Kalau sebelumnya dijadwalkan berlangsung tanggal 24 dan 27 Januari, maka penyelenggaraan bakal mundur menjadi tanggal 31 Januari dan 3 Februari, dengan Gelora Bung Karno Senayan tetap jadi lokasinya. Ini berarti kompetisi 2007 berlangsung satu tahun kurang satu minggu karena pertandingan pertama digelar pada 10 Februari 2007. Tak heran jika Liga Indonesia disebut-sebut sebagai kompetisi sepakbola paling lama di dunia. (krs/bdh)
Berita Terkait