Usai Kerusuhan, Kota Kediri Kembali Senyap

Usai Kerusuhan, Kota Kediri Kembali Senyap

- detikNews
Kamis, 17 Jan 2008 00:56 WIB
Kediri - Empat jam usai terjadinya kerusuhan akibat amuk Aremania, kondisi Kota Kediri berangsur-angsur kondusif. Namun di beberapa sudut perkampungan, masih tampak warga yang berkerumun untuk berjaga mengatisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan susulan.

Pantauan detiksurabaya.com di beberapa jalan protokol di Kota Kediri, mulai dari Jalan PK.Bangsa, Jalan Erlangga, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, serta Jalan Brawijaya, aktifitas warga sudah kembali normal.

Beberapa pedagang kaki lima berupa nasi goreng, maupun pedagang nasi pecel lesehan sudah tampak kembali membuka usahanya.

"Sepi Mas malam ini. Mungkin banyak warga yang takut keluar rumah," keluh Bu Sumarmi, salah satu pedagang nasi pecel di Jalan Dhoho yang sudah kembali membuka usahanya, setelah sore tadi sempat tutup karena ketakutan, Kamis (17/1/2008) dinihari.

Sementara pantauan detiksurabaya.com di beberapa tempat lain di Kota Kediri, meski kerusuhan sudah reda, beberapa warga masih tampak bergerombol di beberapa sudut perkampungan.

Seperti di Kelurahan Banjaran, yang merupakan lokasi Stadion Brawijaya, tempat terjadinya kerusuhan sore tadi. "Ya jaga-jaga saja, siapa tahu masih ada Aremania yang masih tersisa di dalam kota," kata Solichin (38), salah satu warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri.

Meski sudah aman namun petugas kepolisian masih tampak melakukan patroli keliling perkampungan dengan menggunakan mobil.
(gik/gik)
Berita Terkait