Di Stadion Brawijaya, PSMS sebenarnya mengawali laga dengan sangat bagus. Belum ada satu menit wasit Purwanto meniup peluit tanda pertandingan dimulai, tim "Ayam Kinantan" berhasil unggul melalui kaki James Koko Lomell.
Berawal dari sebuah tendangan bebas di rusuk kiri Sriwijaya yang diambil oleh Gustavo Chena. Bola yang dilambungkan Chena menciptakan kemelut di depan gawang Sriwijaya. Bola akhirnya disambar dengan ayunan kaki kakan James Koko tanpa mampu dihadang kiper Ferry Rotinsulu.
PSMS makin berada di atas angin saat pertandingan berusia setengah jam. James Koko mencetak gol keduanya, kembali dengan diawali skema bola mati.
Sepakan bebas sedikit di luar kotak penalti Sriwijaya dieksekusi oleh Chena. Tendangan Chena masih bisa ditepis Ferry namun bola mengenai tiang dan berbalik ke tengah lapangan. James Koko yang tak terjaga menyongsong bola dan meluncurkan bola ke gawang kosong.
Dua menit menjelang turun minum, Sriwijaya membalas. Tim besutan Rahmad Darmawan itu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui gol Ambrizal.
Gol ini hampir mirip dengan gol kedua PSMS. Tendangan bebas Keith Kayamba Gumbs merobek pagar betis para pemain PSMS namun dapat ditepis oleh kiper PSMS Markus Horison. Bola kemudian berhasil direbut James Obiora dan disontek ke gawang. Gol belum tercipta karena bola memantul mengenai tiang gawang Markus. Baru setelahnya, bola merobek jala berkat sodoran Ambrizal.
Kedudukan 2-1 bagi PSMS ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya makin gencar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Di menit ke-58, sebuah skema yang dirancang Zah Raham meloloskan Kayamba. Namun tendangan Kayamba digagalkan oleh Markus. Bola rebound tak mampu dimanfaatkan oleh Obiora karena tendangannya melambung jauh di atas mistar.
Di pertengahan babak kedua, PSMS harus bermain dengan 10 orang karena Supardi menerima kartu kuning keduanya di pertandingan ini.
Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan oleh Sriwijaya secara maksimal. Hasilnya, "Laskar Wongkito" berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-68 setelah sebuah tendangan keras Zah Rahan tak mampu dibendung Markus.
Sisa waktu yang ada ternyata tidak mampu dimanfaatkan kedua kubu untuk menambah gol. Skor akhir pun bertahan di kedudukan 2-2-.
Hasil ini membuat kedua tim duduk bersama di puncak Grup A, masing-masing dengan nilai satu. Pertandingan Grup A selanjutnya akan mempertemukan Arema Malang menghadapi Persiwa Wamena, juga di Stadion Brawijaya.
(arp/a2s)











































