Sebelumnya BLI bersikukuh tak akan melakukan pemutihan kartu kuning. Namun keputusan tersebut diubah setelah para tim meminta demikian pada saat manager meeting di Surabaya kemarin malam.
Alasan lain menurut BLI tentang pemberlakuan pemutihan kartu ini adalah untuk menjaga atmosfer pertandingan agar tetap dapat berjalan dengan lebih bagus.
Perubahan kebijakan ini mendapat reaksi suka cita dari para pemain dan tim-tim peserta. Wahyudi, misalnya. Penjaga gawang Persik Kediri yang telah mengantongi satu kartu kuning itu mengaku lega dengan keputusan ini.
"Saya bisa bermain lebih bebas dan tak terbebani bermain dengan hati-hati," kata Kentang, sapaan akrab Wahyudi, Rabu (9/1/2008).
Pendapat yang sama diungkapkan palang pintu pertahanan Persik, Aris Budi Prasetyo. Dia mengaku keputusan BLI ini akan menjadikan pemain bebas berkreasi.
"Seneng banget. Tugas saya sebagai pemain belakang yang rawan mendapatkan kartu akan dapat saya jalankan dengan leluasa," kata mantan pemain Arema Malang itu.
(bdh/bdh)











































