Pemakaman itu dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (9/1/2008). Menurut Haris salah satu keluarga korban dari Lamongan mengatakan, pihak keluarga memilih memakamkan dini hari karena keluarga tidak ingin larut dalam kesedihan.
"Kita ikhlaskan. Kita tidak ingin larut dalam kesedihan," katanya kepada wartawan di RSUD Sugiri Lamongan, saat menunggu keluarganya yang mendapat perawatan di ICU.
Sementara lima jenazah yang dimakamkan di TPU Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Lamongan yakni, Lutvia (25) dan Abdul Ghofur (5) dimakamkan dalam satu liang lahat karena keduanya ibu dan anak. Sedangkan jenazaha lain yakni Arifin (30), Yadi (45) dan Yus (12) dimakamkan secara terpisah meski masih dalam satu kompleks pemakaman.
Sedangkan tiga korban lainnya yaitu Nafiah (27), Salafi (17) dan Bulmin (50) dimakamkan di daerah Kabupaten Tuban.
Tabrakan maut yang menewaskan 9 orang di Brondong Lamongan ini dipicu truk yang bermuatan paku bumi. Dan diduga truk mengalami rem blong saat melintas di KM 78 Jalan Daendels Dusun Pambon, Brondong. Di jalanan yang menurun itu, truk tak bisa dikendalikan. (wln/fat)











































