Akses Sumur Exxon Rusak, Warga Blok Cepu Protes

Akses Sumur Exxon Rusak, Warga Blok Cepu Protes

- detikNews
Sabtu, 05 Jan 2008 11:24 WIB
Bojonegoro - Warga sekitar sumur migas Banyu Urip 'Blok Cepu' di Kecamatan Ngasem Bojonegoro Jawa Timur marah besar. Sebab jalan akses rusak berat dan tidak ada perbaikan seperti tuntutan warga.

Warga yang datang berbondong-bondong dari dua kecamatan, Ngasem dan Kalitidu ini akhirnya protes dengan menanami pohon pisang di tengah jalan yang bak kubangan kerbau jika hujan mengguyur itu.

Jalan yang ditanami pohon pisang adalah jalan akses menuju ke sumur minyak di Desa Mojodelik yang akan diproduksi oleh ExxonMobil melalui anak perusahaannya Mobile Cepu Limited (MCL).

Penanaman puluhan pohon dilakukan oleh puluhan warga di Desa Katur Kecamatan Kalitidu, Sabtu (5/1/2008) pagi. Aksi ini digelar untuk menarik perhatian Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang akan datang ke lokasi sumur Exxon hari ini.

Karena ketika aksi tanam pisang ini berlangsung, banyak aparat dari Pemkab Bojonegoro yang sedang menuju ke sumur migas tersebut untuk persiapan kedatangan menteri.

"Sudah seringkali warga memprotes kondisi jalan yang rusak dan menurut pengaspalan tapi tidak pernah digrubis," papar Mukito (45), warga Desa Gayam Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro ketika ditemui detiksurabaya.com.

Karena tidak ada tanggapan, warga yang tinggal di sekitar sumur Banyu Urip mulai bosan dan kecewa. "Sudah bosan, jadi ya ini adalah langkah terakhir agar jalan ini dibetulkan," katanya.

Pantauan di lokasi, jalan rusak ini sudah terjadi sejak lama. Aspalnya banyak yang mengelupas, dan membuat jalan berlubang besar. Selain berlubang, jalan rusak juga berbatu. Kondisi seperti ini tentu saja membuat akses warga desa terganggu.
(stv/gik)
Berita Terkait