Gubernur Jatim: Tidak Perlu Ada Relokasi

Tanggul Lumpur Jebol

Gubernur Jatim: Tidak Perlu Ada Relokasi

- detikNews
Jumat, 04 Jan 2008 11:12 WIB
Sidoarjo - Gubernur Jatim Imam Utomo menegaskan warga yang terkena luberan air lumpur akibat jebolnya tanggul di titik 7 dan 8 Desa Ketapang Keres, Tanggulangin, Sidoarjo, Kamis Malam tidak perlu direlokasi. karena luberan itu bukan sesuatu yang lur biasa.

"Tidak perlu ada relokasi. Ga perlu," Tegas Imam Utomo kepada para wartawan saat meninjau loaksi tanggul di Desa Ketapang Keres, Jumat (4/1/2008).

Imam menyatakan keyakinannya malam ini warga sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing kalau air sudah bisa disedot dan tanggul sudah bisa ditutup. "Air disedot sore ini atau malam nanti warga sudah bisa kembali," ujarnya.

Sementara, warga yang menjadi korban tanggul jebol sebagian mengungsi di masjid dan bangunan sekolah yang tidak terendam air. Namun sebagian warga memilih mengevakuasi barang berharganya ke rumah para kerabat yang berada di kawasan Tanggulangin dan Candi.

Menurut Sucahyono Deputy Bidang Sosial BPLS menyatakan, untuk rumah yang tergenang mencapai 150 Kepala keluarga di 3 desa. Ketiga desa itu yaitu, Desa Ketapang, Ketapang Demak dan Siring Barat.

Sementara itu pantauan detiksurabaya.com pukul 10.45 WIB, ketinggian air di Jalan Raya Ketapang Keres dan jalur rel kereta sudah mulai surut. Ketinggian air saat ini sekitar 50 centimeter. Sebelumnya pada pagi tadi ketinggian air mencapai 1 meter.
(bdh/bdh)
Berita Terkait