"Air yang di jalan dan di rumah warga itu harus disedot. Jangan dialirkan ke Utara. Kalau bisa ke Kali Porong," kata Imam Utomo sambil duduk di atas sepeda motot milik anggota TNI AD kepada Ketua BPLS Sunarso dan Kepala Dinas Pengairan Mustafa Canal Basya di lokasi tanggul jebol, Jumat (4/1/2008).
Mendapat instruksi dari Gubernur, ketiga pejabat tersebut hanya bisa mengangguk-anggukan kepala sambil mengatakan, "Siap bapak".
Usai meninjau lokasi tanggul yang jebol di titik 7 dan 8 Desa Ketapang Keres, kepada para wartawan meyakinkan, kalau pukul 14.00 WIB nanti, air lumpur yang menggenangi Jalan Raya Porong serta rumah para warga bisa surut.
"Jam 2 nanti sudah bisa lewat," tandas Imam Utomo.
Jalan Raya Porong dan rumah warga terendam air lumpur akibat jebolnya tanggul penahan lumpur di Desa Ketapang Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (3/1/2008) pukul 22.00 WIB. Jebolnya tanggul ini disebabkan hujan deras yang mengguyur.
(bdh/bdh)










































