"Tanggul jebol akibat aliran lumpur dalam beberapa bulan ini cenderung mengalir ke arah utara. Padahal kolam penampung lumpur di sekitar Desa Ketapang Keres masih labil," kata Humas BPLS Ahmad Zoelkarnain kepada detiksurabaya.com di lokasi, Jumat (4/1/2008).
Selain itu tambah Zoelkarnain, faktor hujan yang terus mengguyur di kawasan Porong, mengakibatkan daya tampung kolam lumpur tidak kuar dan mengakibatkan tanggul tergerus oleh air.
"Akibatnya ya ini. Kolam lumpur tidak mampu menampung debit air dan akhirnya jebol," ujarnya.
Zoelkarnain menambahkan, salah satu penyebab jebolnya tanggul juga dipengaruhi dengan belum dibuatnya tanggul di sekitar PT Osaka. Karena mereka menolak kawasan pabrik itu ditutup tanggul sebelum pihak Lapindo Brantas Inc (LBI) membayar penuh ganti rugi.
(bdh/bdh)










































