Banyaknya getah damar dan kertas di gudang tersebut, membuat api langsung membesar dan menghabiskan bangunan tersebut. Satu mobil PMK yang dikerahkan tak mampu menjinakkan api. Api terus melahap gudang tersebut. Bahkan saat air habis, api kembali membesar.
Warga yang berada di sekitar lokasi terus memadamkan api dengan air seadanya dan menyiram pasir.
Kapolres Banyuwangi, AKBP Ery Nursatari yang datang ke lokasi menyebutkan jika kebakaran tersebut diduga ada unsur kesengajaan.
"Tidak ada listrik di dalam gudang. Kalau terjadi kebakaran harus ada api yang besar," katanya kepada wartawan saat di lokasi.
Meski begitu tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kejadian yang dialami oleh Perhutani kurang lebih Rp 75 juta. (fat/fat)











































