Berdasarkan pengamatan detiksurabaya.com, alun-alun kota Bojonegoro yang biasanya menjadi tempat perayaan tahun baru tampak lengang. Hanya terlihat beberapa pemuda sedang cangkruk di warung-warung kopi seputar alun-alun.
Bahkan tidak ada satupun pedagang yang terompetnya laku. Mereka membawa dagangan terompet itu kembali ke rumahnya. bahkan kembang api pun juga tidak ada.
Meski tidak ada tiupan terompet, bukan berarti warga Bojonegoro sama sekali tidak merayakan pergantian tahun. Untuk merayakannya warga cukup berdoa saja.
"Tahun ini kami masih prihatin dan cukup berdoa saja semoga bencana yang kami derita tidak terulang lagi tahun depan," ujar Samin (20). Warga Jalan Diponegoro kepada detiksurabaya.com di alun-alun kota Bojonegoro, Selasa (1/1/2008).
Sepinya tahun baru ini juga dirasakan di kantor Pemkab Bojonegoro. Tidak terlihat ada kegiatan maupun atribut perayaan tahun baru di sana. (fat/fat)











































