Kelaparan, Pengungsi Berebut Nasi Bupati Terpilih

Banjir Bojonegoro

Kelaparan, Pengungsi Berebut Nasi Bupati Terpilih

- detikNews
Senin, 31 Des 2007 13:33 WIB
Bojonegoro - Ancaman kelaparan bagi korban banjir benar-benar terbukti di Bojonegoro. Bantuan nasi bungkus pun langsung diserbu oleh warga.

Di depan pendopo Kabupaten Bojoengoro Jalan Mas Tumapel sejak pagi hari pengungsi sudah menunggu pembagian sembako dan air bersih. Mereka pun rela menanti datangnya sumbangan-sumbangan makanan, karena mereka susah mendapatkan makanan ataupun minum.

Pada pukul 13.00 WIB, Senin (1/12/2007) datang sebuah truk yang terpasang banner foto pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Suyoto-Letkol Setyo Hartono dan berhenti persis di depan pendopo.

Rencananya truk yang berisi nasi bungkus dan minuman akan dibagikan ke pengungsi. Namun ratusan pengungsi yang terdiri dari nenek, kakek, anak-anak dan ibu-ibu langsung mengejar truk tersebut dan mengepungnya.

Mereka dengan beringas naik ke dalam truk dan berebut nasi bungkus. Kejadian tersebut berlangsung selama 10 menit. Nampaknya sang sopir khawatir, dia pun langsung melarikan truknya masuk ke dalam pendopo. Dan pembagian pun dilanjutkan dari balik gerbang pendopo.

Meski sudah disarankan antre berbaris 10, namun tidak dituruti. mereka tetap berebut air. Setelah mendapat jatah makanan dari pasangan Suyoto-Setyo Hartono (Toto), mereka pun langsung menyantap nasi bungkus hingga ludes di sepanjang Jalan Tumapel.

Perlu diketahui, selama banjir 5 hari ini korban banjir kesulitan mendapat pasokan makanan dan air bersih. Pengungsi saat ini hanya bisa menunggu pemberian makana dari para penyumbang.

Masalahnya, sebenarnya banyak bantuan yang masuk ke Bojonegoro. Namun terhadang oleh terputusnya akses menuju kota. Karena banjir ada di mana-mana.

Para relawan pasangan Toto sebenarnya telah membantu melakukan evakuasi warga dengan mengerahkan perahu karet. Pasangan Toto ini terpilih pada pilkada 10 desember lalu. Mereka mengalahkan calon incumbent, Bupati Santoso. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait