Karena diperkirakan hingga, Minggu dini hari ini masih ratusan warga yang terjebak di rumah akibat ketinggian air yang terus meninggi.
Warga yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke Pendopo Kabupaten Bojonegoro. Dengan menggunakan 7 perahu karet, tim evakuasi d berjibaku dengan banjir dan kegelapan untuk membawa warga ke tempat yang aman.
Sementara itu sebagian besar ratusan warga yang lain mengungsi di Masjid Agung Darusalam di Jalan KH As'yari. Namun warga yang mengungsi di masjid terbesar di Bojonegoro ini atas inisiatif sendiri.
Sementara itu di kawasan Pasar Induk Bojonegoro juga mulai dimasuki air. Halaman parkir dua blok bagian depan pasar sudah mulai dikepung air.
Karena air semakin tinggi, sebagaian listrik di wilayah Bojonegoro terpaksa dipadamkan oleh PLN. Di wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro bagian barat listrik dipadamkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan begitu Bojonegoro bagaikan kota mati karena gelap gulita.
(wln/bdh)











































