20 Ribu Warga Ngawi Masih Terjebak Banjir

20 Ribu Warga Ngawi Masih Terjebak Banjir

- detikNews
Jumat, 28 Des 2007 19:53 WIB
Ngawi - Sekitar 20 ribu warga di 7 desa di Kecamatan Nggeneng, Kabupaten Ngawi masih terisolir banjir, Jumat (28/12/2007). Untuk itu tim penanggulangan bencana terus melakukan proses evakuasi terhadap para warga.

Untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak, tim SAR mengerahkan sejumlah perahu karet bantuan daro TNI AD, TNI AU Iswahyudi serta beberapa perusahaan swasta.

Meski proses evakuasi dilakukan tanpa penerangan lampu di kawasan itu. 7 Desa yang menjadi perhatian tim yaitu, Desa Klampisan, Desa Kasrenan, Desa Kresik, Desa Gentel, Desa Kertoharjo, Desa Kelitik dan Desa Sidorejo

Hingga saat ini pengungsi masih bertahan di Kantor Kecamatan Nggeneng, Dinas Pertanian dan SD Tambakrejo. Para pengungsi ini rata-rata mulai mengeluhkan sakit seperti demam, gata-gatal dan diare.

Namun sayangnya, pasokan obat-obatan yang dibutuhkan tidak ada karena stok obat yang tersedia di RSUD dr Soeroto, Ngawi tidak bisa didistribusikan kepara pengusi karena rumah sakit juga tergenang banjir hingga 1,25 meter.

Sementara itu, rangkaian truk kontainer bermuatan barang hingga pukul 19.00 WIB masih terjebak banjir di sepnajang Jalan Raya Nggeneng, Ngawi. Rangkaian ini terlihat hingga sepanjang 5 kilometer.

Kontainer rencannya akan menuju kota Ngawi, Cepu, Bojonegoro dan Solo. Namun karena ketinggan banjir di Jalan Raya nggeneng mencapai 1 meter, maka para sopir lebih memilih memarkir kendaraannya di jalan itu hingga menunggu ketinggian air surut.

Hal ini sudah berlangsung sejak 3 hari terakhir. Mereka sebagian besar tidak mau untu k memutar karena membutuhkan waktu yang lebih lama dan bahan bakar yang lebih banyak untuk mencapai tempattujuan.

"Saya mau mengirim stok sandal ke sejumlah distributor di Ngawi. Namun sampai saat ini banjir masih belum surut," kata Sudirno salah seorang sopir saat ditemui di Desa Paron, Nggeneg, Ngawi.
(bdh/bdh)
Berita Terkait