"Mulai tadi pagi hingga sekarang, 8 kereta dialihkan melalui jalur selatan, namun ada 2 KA yang tertahan di Stasiun sejak tadi malam," ujar Kepala Stasiun Bojonegoro, Sugiharso, kepada detiksurabaya.com, di Stasiun Bojonegoro, Jumat (28/12/2007).
2 KA itu adalah kereta barang parcel tujuan Surabaya - Jakarta dan KRD jurusan Bojonegoro - Semarang.
Akibat dialihkannya KA ke jalur selatan, Stasiun Bojonegoro tampak seperti stasiun mati karena sepinya penumpang. Selain itu banyak penumpang yang datang akhirnya kecele dan akhirnya kembali lagi ke rumah dan membatalkan perjalanannya. Akibatnya, sebagian penumpang menuju ke Terminal Bojonegoro yang tak jauh dari stasiun dan lebih memilih menggunakan bus antar provinsi.
Pihak Stasiun Bojonegoro juga memasang papan pengumuman yang terbuat dari selembar kertas yang dipasang di loket depan. Isi pengumuman itu yakni, 'KA Arah Barat Batal'.
Sugiharso juga menambahkan, untuk 2 KA eksekutif Argo Bromo dan Argo Anggrek yang akan berangkat nanti malam masih belum dipastikan akan melaui jalur mana.
"Untuk 2 KA itu kita masih belum mendapat kabar apakah lewat utara atau dialihkan ke Selatan," tambah Sugiharso.
Berikut adalah 8 KA kereta yang dialihkan jalurnya mulai tadi pagi dan hari ini, KA Rajawali jurusan Semarang - Surabaya, KA Fider jurusan Semarang - Bojonegoro, KA Tawang Jaya jurusan Bojonegoro - Jakarta, KA Kertajaya Surabaya - Jakarta, KA Gumarang dan Sembrani jurusan Surabaya - Jakarta, KA Argo Bromo jurusan Semarang - Surabaya dan KA Argo Bromo Pagi jurusan Surabaya - Jakarta.
(iwd/bdh)











































