Luapan air yang meluber ke jalan raya terjadi di Jalan Ahmad Yani Kunceng Padangan, sepanjang 50 meter, Kamis (27/12/2007). Meski tingginya masih setinggi 10 cm, namun karena alirannya cukup deras tetap mengganggu kendaraan yang lewat.
Apalagi, di daerah tersebut ada warga yang meminta sumbangan di tengah jalan. Kecamatan Padangan sendiri letaknya 29 Km dari pusat kota Bojonegoro. Sedangkan jarak dengan Cepu hanya bertetangga dan hanya dibatasi jembatan.
Selain di Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Surabaya, Padangan, terdapat 3 titik rawan luapan banjir. Posisi air persis berada di tepi aspal.
Dari pantauan detiksurabaya.com di Padangan ini hampir semua desa, khususnya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.
Rata-rata ketinggian mencapai 50 cm hingga 2 meter. Kondisi paling parah terjadi di tepi Bengawan Solo. Warga yang rumahnya yang paling parah terkena banjir, kebanyakan mengungsi di beberapa musholla terdekat.
Warga kini mengeluarkan barang-barang perabotannya di tepi jalan raya. Jika air tidak surut hingga sore ini, dipastikan ketinggian air di Jalan Ahmad Yani Padangan makin tinggi. (fat/fat)











































