Lamongan Siaga Dua

Lamongan Siaga Dua

- detikNews
Kamis, 27 Des 2007 14:13 WIB
Lamongan - Setelah banjir memasuki kawasan Kabupaten Bojonegoro, berlahan-lahan air Sungai Bengawan Solo mulai merambah Kabupaten Lamongan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai menerapkan status siaga 2 di wilayahnya.

Menurut Bandi, salah seorang penjaga pintu Babat Barrage mengatakan, saat ini tinggi air di Babat Barrage mencapai 6,60 meter dari ketinggian kemarin malam 6, meter. "Melihat kondisi ini, status Bengawan Solo di Lamongan dalam kondisi siaga 2," terangnya.

Dengan ketinggian air 6,60 meter ini, lanjut Bandi, pihaknya terpaksa membuka seluruh pintu air, yang sebanyak 8 pintu air yang ada di Bendungan Babat Barrage ini. Hal ini, terang Bandi, dilakukan agar air terus mengalir tanpa halangan dan banjir tidak terjadi.

Melihat kondisi seperti ini, Bandi menyarankan agar warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo waspada. Karena dikhawatirkan ada tanggul yang jebol akibat derasnya aliran Sungai Bengawan Solo.

Bandi tidak mengelak jika ada kemungkinan ketinggian air di Bengawan Solo akan bertambah dan naik statusnya menjadi siaga 3, yaitu dengan tinggi air mencapai 7 meter. Sejauh pengamatan, terang Bandi, sampai saat ini tidak ada daerah di Lamongan yang terendam air. "Semuanya masih dalam kondisi yang aman," kata Bandi, Kamis (27/12/2007).

Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di sekitar Babat Barrage, Sutrisno mengatakan ketinggian dengan pematang sawah saat ini hanya sekitar 1 meter. Untuk mengantisipasi jika ada banjir, Sutrisno menyatakan kalau warga sudah menyiapkan karung pasir yang akan dipakai sebagai untuk mempertinggi tanggul.

Sutrisno mengaku cemas dengan kondisi Bengawan Solo yang demikian ini. Apalagi, tandas Sutrisno, daerah-daerah lain yang ada di sekitar aliran bengawan solo sudah mengalami banjir kiriman.
(bdh/bdh)
Berita Terkait