Kondisi terparah melanda Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan, air setinggi hampir 2 meter menutup hampir seluruh lahan pertanian.
Salah satu warga, Bahri mengaku banjir ini diakibatkan jebolnya tanggul irigasi Sungai Mayang akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. Selain itu sistem drainase pintu air yang tidak bekerja dengan baik.
Sedangkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupian. Karena hampir seluruh tanaman yang masih berumur 20 hari rusak parah.
Hingga saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Jember belum dapat memastikan jumlah pasti luas lahan yang terendam banjir.
Sementara itu hujan yang mengguyur semalam telah menumbangkan pohon besar dan melumpuhkan jalur transportasi yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi selama hampir 5 jam. Puluhan pohon tumbang itu berada di kawasan Hutan Kumitir, perbatasan antara Kabupaten Jember-Banyuwangi.
Dalam evakuasi tersebut, kondisi makin parah saat sebuah truk yang mengangkut pohon pisang terguling, setelah mencoba menyalib sebuah mobil di depannya. (fat/fat)










































