Sedangkan petani Kecamatan Pateran terpaksa memanen tanaman wortel lebih dini. Hal ini untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Menurut Koordinator Badan Penanggulangan, Kesbanglinmas Pemkab Magetan Sujilan mengaku daerah tersebut rutin terkena banjir tiap tahun.
"Sebab kawasan tersebut kondisi tanahnya lebih cekung dibanding dengan kecamatan lainnya," katanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (26/12/2007).
Bila terjadi hujan deras, kata dia, disertai sungai di madiun penuh, maka air tidak bisa mengalir sehingga menuyebabkan banjir di kecamatan tersebut Selain itu di Kecamatan Kota Magetan juga dikabarkab banjir. Permukiman penduduk terendam. Warga pun banyak yang mengungsi ke tempat yang lebih aman. (fat/gik)










































